Visit Indonesia

Visit Indonesia

100% Love INDONESIA

100% Love INDONESIA

Senin, 14 Mei 2012

Juara Dunia Tinju Indonesia

Indonesia kini sudah pernah memiliki juara dunia tinju sebanyak 5 petinju, Sebut saja Ellyas Pical juara dunia kelas Bantam Jr IBF ; Nico Thomas juara dunia kelas Terbang Mini IBF ; Chris John juara dunia kelas Bulu WBA ; M. Rachman juara dunia kelas Terbang Mini IBF dan Terbang Mini WBA ; Daud Yordan juara dunia kelas Bulu IBO.
Berikut ini kisah para petinju-petinju Indonesia yang berhasil merebut sabuk juara dunia tinju profesional :



- Ellyas Pical (Bantam Jr IBF / 1985-1989)

Petinju kelahiran 24 Maret 1960 di Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, Indonesia ini merebut gelar   juara dunia  IBF kelas Bantam Jr pada tanggal 3 Mei 1985 melawan petinju Korea Selatan, Chun Ju-do di Jakarta. Kemudian gelar Ellyas Pical sempat lepas dari genggaman saat melawan petinju  Republik Dominika,   Cesar Polanco pada bulan Januari 1986 di Jakarta, kemudian gelar kembali direbut saat melawan Cesar Polanco untuk kedua kalinya di Jakarta tanggal 5 Juli 1986.

Untuk yang kedua kalinya petinju berjuluk "The Exocet" ini kembali kehilangan gelar juara saat berhadapan dengan pemegang gelar juara dunia kelas Bantam Jr WBA dari Thailand, Khaosai Galaxy  bulan Januari 1987 dengan status pertarungan unifikasi (penyatuan gelar dengan badan tinju lain) di Jakarta. Dan sabuk juara Bantam Jr IBF kembali direbut Ellyas Pical saat melawan Tae-ill Chang dari Korea Selatan bulan Oktober 1987 juga di Jakarta. Ellyas Pical menyerahkan sabuk juara dunianya pada tanggal 4 Oktober 1989 di Amerika Serikat yang saat itu Ellyas Pical dikalahkan oleh petinju Kolombia, Juan Polo Perez.

- Nico Thomas (Terbang Mini IBF / 1989)

Petinju kelahiran 10 Juni 1966 di Kota Ambon, Provinsi Maluku, Indonesia ini merebut sabuk juara dunia IBF kelas Terbang Mini pada tanggal 17 Juni 1989 dengan mengalahkan Samuth Sithnaruepol dari Thailand di Jakarta. Gelar juara dunia Nico Thomas ini tidak bertahan lama, sebab pada tanggal 21 September 1989 di Jakarta Nico Thomas mengakui keunggulan petinju dari Filipina, Eric Chavez.

- Chris John (Bulu WBA / 2003-...)

Petinju berjuluk "The Dragon" kelahiran Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia tanggal 14 September 1979  ini menjadi petinju ke tiga Indonesia yang berhasil menjadi juara dunia tinju profesional. Chris John yang awalnya memiliki julukan "The Indonesian Thin Man" ini merebut sabuk juara dunia kelas Bulu WBA melawan Oscar Leon di Kuta, Bali pada tanggal 26 September 2003. Awalnya Chris John hanya menyandang gelar juara sementara (interim title), tidak lama kemudian The Dragon menyandang gelar juara definitif karena sang juara bertahan Derrick Gainer dari Amerika Serikat kalah dari Juan Manuel Marquez dari Meksiko yang juga menyandang juara Bulu IBF. Saat itu sesuai peraturan badan tinju WBA, Marquez dinyatakan sebagai juara super (super champion) WBA karena berhasil menyatukan dua gelar WBA dan IBF, dan Chris John sebagai juara reguler.

Saat ini Chris John masih menyandang gelar juara Bulu WBA. Hingga saat ini Chris John sudah mempertahankan gelar sebanyak 16 kali dan Chris John sendiri menjadi petinju Indonesia yang mampu mempertahankan gelar juara dunia terlama (saat ini masih aktif).

- M. Rachman (Terbang Mini IBF / 2004-2007 & Terbang Mini WBA / 2011)

Petinju kelahiran Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, Indonesia tanggal 23 Desember 1971 ini berhasil merebut gelar juara dunia tinju kelas Terbang Mini IBF saat melawan petinju Kolombia, Daniel Reyes tanggal 14 September 2004. M. Rachman kehilangan gelar juara dunia tinju kelas Bulu IBF pada tanggal 7 Juli 2007 di Jakarta saat melawan petinju Filipina, Florante Condes.

Perjuangan M. Rachman untuk mengharumkan nama Indonesia di dunia tinju profesional tidak sia-sia, M. Rachman berhasil menjadi juara dunia tinju di kelas Terbang Mini WBA pada tanggal 20 April 2011 saat melawan petinju Thailand, Kwantai Sithmorseng di Bangkok, Thailand. Sayang M. Rachman tidak dapat mempertahankan gelar juaranya, di pertarungan berikutnya M. Rachman takluk oleh petinju  Thailad, Pornsawan Porpramook di Jakarta pada tanggal 30 Juli 2011.

- Daud Yordan (Bulu IBO / 2012-...)

Petinju berjuluk "The Stones" kelahiran Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia 10 Juni 1987 ini baru saja mencatatkan sejarah sebagai juara dunia tinju profesional dari Indonesia yang ke lima setelah Ellyas Pical, Nico Thomas, Chris John, dan M. Rachman. Daud Yordan merebut sabuk juara dunia tinju kelas Bulu IBO pada tanggal 5 Mei 2012 di Singapora dengan menghadapi petinju Filipina, Lorenzo Villanueva.

INDONESIA sudah memiliki lima petinju yang mampu menjadi yang terbaik di dunia tinju profesional, sekarang Chris John dan Daud Yordan masih menyandang gelar juara dunia tinju profesional. INDONESIA masih menantikan juara-juara berikutnya yang mampu mengharumkan nama INDONESIA di dunia, yang mampu mengumandangkan lagu Indonesia Raya di dunia, yang mampu untuk terus mengibarkan bendera Merah Putih di dunia.
Teruskan perjuanganmu putra-putra bangsa INDONESIA, perjuanganmu ; pengorbananmu ; dan semangatmu akan terus berkobar untuk negeri tercinta INDONESIA!!!

1 komentar:

  1. selamat untuk petinju2 indonesia yang telah berjuang mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia..kami selalu mendukungmu

    BalasHapus

Ikan Merah Putih